TEORI ELEKTRON DAN TEORI ATOM

Posted on | Minggu, 25 November 2012 | No Comments


TEORI ELEKTRON dan TEORI ATOM


Assalamu’alaikum IONetwo plend,
Di kesempatan kali ini Kulo akan memposting artikel mengenai Teori Elektron dan Teori Atom. Berikut ulasan singkatnya, silahkan disimak

Teori Elektron

Teori Elektron dikemukakan oleh Democretos, yang mengatakan :
Jika suatu benda/Zat (padat, cair, gas) dibagi-bagi menjadi bagian yang terkecil dan bagian tersebut masih memiliki sifat asalnya disebut molekul. Kemudian jika molekul tersebut terus dibagi-bagi menjadi bagian yang sangat kecil sekali, dan bagian tersebut tidak memiliki sifat asalnya, disebut atom.

Atom berasal dari kata Yunani yang berarti tidak dapat dibagi-bagi lagi.
A = tidak   sedangkan tomos = dibagi-bagi.
Jadi Atom adalah bagian yang terkecil dari suatu molekul yang tidak dapat dibagi-bagi lagi menurut reaksi kimia biasa.
Sedangkan molekul adalah bagian yang terkecil dari suatu benda yang masih memiliki sifat asalnya.

Teori Atom
Atom terdiri dari sebuah inti atom (nukleus) yang disusun oleh proton dan netron, dan dikelilingi oleh elektron-elektron.


P = Proton
E= Elektron
O  = Netron

Proton adalah partikel penyusun atom yang bermuatan positip
Elektron adalah partikel penyusun atom yang bermuatan negatip
Netron adalah partikel penyusun atom yang tidak bermuatan (netral)

Sebuah atom dikatakan netral apabila jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah elektron yang mengelilingi inti atom tersebut.

Atom netral jika diambil/dikurangi satu atau lebih elektronnya, maka atom tersebut tidak berkesetimbang (netral) lagi, karena kekurangan elektron. Atom yang kekurangan elektron akan bermuatan positip, disebut Ion Positip.

Atim netral jika ditambahkan satu atau lebih elektronnya, maka atom tersebut tidak berkesetimbang (netral) lagi, karena kelebihan elektron. Atom yang kelebihan elektron akan bermuatan negatip, disebut Ion Negatip
Elektron bebas = Elektron Valensi adalah elektron-elektron yang berada pada lintasan kulit atom terluar.

Sifat-Sifat Atom

Sifat-sifat atom antara lain :
a.Nomor atom suatu unsur menyatakan jumlah proton atau jumlah elektron                   dalam sebuah atom netral. (jumlah proton = jumlah elektron).

b. Suatu Unsur dinyatakan dengan :
         A
             X                 dimana : X = nama unsur
               Z                                     A = nomor massa
                                                      Z  = nomor atom
      c. Nomor massa suatu atom menyatakan jumlah proton dan netron dalam inti.

          Contoh:                                   
                    1. Atom Hidrogen :      H11
                                                            
                        Berarti, dalam atom H terdapat 1 elektron dan 1 proton.
                                                           
                     2. Atom Helium :        He22
                                                            
                         Berarti, dalam atom He terdapat 2 elektron, 2 proton

       d. Ion positip ialah atom yang kehilangan/kekurangan satu atau lebih  .
                               elektronnya.
       e. Ion Negatip ialah atom yang kelebihan satu atau lebih elektronnya.

Hukum Muatan Listrik
  1. Jika ada dua benda bermuatan sejenis saling berdekatan (positip dengan positip atau negatip dengan negatip), maka akan terjadi tolak menolak.
  2. Jika ada dua benda bermuatan tak sejenis saling didekatkan akan terjadi tolak menolak.
Kedua Hukum diatas dapat disimpulkan bahwa :
  1. Muatan sejenis akan tolakmenarik
  2. Muatan tak sejenis akan tarik menarik
 Perpindahan Muatan Listrik

Berdasarkan kemampuan suatu bahan untuk memindahkan muatan listrik, dapat dibagi kelompok dalam :
  1. Konduktor atau penghantar
Yaitu benda atau bahan yang dapat memindahkan muatan listrik
Sifat konduktor antara lain:
a.mempunyai banyak elektron bebas.
   Elektron bebas yaitu elektron-elektron yang berada pada lintasan terluar dari
    Struktur atom.
b. elektron-elektron pada atom mudah berpindah dari lintasan yang dalam ke
    lintasan terluar.
c. Biasanya mudah mengantar panas/kalor seperti : besi, emas, perak, tembaga
    aluminium, kuningan dan lain-lain.
    Benda cair: larutan elektrolit ( H2SO4 ), air  ( H2O )
    Tubuh manusia, tanah dan sebagainya.
  
  1. Isolator atau Penyekat
Adalah benda atau bahan yang tidak dapat memindahkan muatan listrik.
Sifat dari isolator antara lain :
a. Ikatan elektron pada intinya sangat kuat. (tidak ada elektron bebas).
b. Sulit menghantar panas/kalor.

  1. Semikonduktor atau Setengah Penghantar
Adalah benda atau zat yang kurang baik untuk konduktor dan tidak sempurna sebagai isolator.
Contoh:
a. Silikon
            b. Germanium
            Kedua bahan tersebut biasa dipakai utnuk membuat komponen seperti :
1.      Dioda
2.      Transistor
3.      IC (Integrated Circuit = Rangkaian yang dimampatkan/terpadu).
4.      Micro chip.

ARUS LISTRIK dan SATUANNYA

Arus listrik adalah muatan-muatan negatip (elektron-elektron) yang mengalir dari potensial rendah ke potensial tinggi.

Mengenai arus listrik ini diselidiki oleh Andre Marie Ampere, yang mengatakan :
(Kuat) Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu penghantar setiap sekon (detik). Pernyataan tersebut dapat ditulis dengan rumus :
            Q
I  =  ———-  dimana :    I  =  Arus listrik dalam satuan Ampere  ( A )
 t                          Q = Muatan listrik dalam satuan Coulomb  ( C )  
                                         t  = waktu dalam satuan sekon atau detik  ( s ) atau ( dt )

 1 Ampere yaitu apabila dalam suatu penghantar mengalir muatan sebesar satu
                           coulomb selama satu sekon ( detik ). 

                         1 coulomb                                                                18
1 Ampere  =  —————–                       1  Coulomb  =  6,3 x 10     elektron.
                          1 sekon
                                                                      Coulomb                                   Coulomb
Maka  berdasarkan satuannya  Ampere =  ————–    atau   Ampere  =  ————–
                                                                       Sekon                                        Detik

                                                 Coulomb  =  Ampere x  Sekon

                                                                       Coulomb
            Sedangkan untuk          Sekon     =  ————–
                                                                        Ampere

Ketiga rumus ini dapat diingat dengan rumus seperti berikut :

Q = I x t
I = Q/t
t = Q/I

Demikian ulasan singkat yang dapat kulo sajikan hari ini, semoga bermanfaat.
Jangan lupa untuk melihat posting mengenai pendidikan dalam mata pelajaran elektronika yang lainnya di blog IONetwo. Dan jangan lupa untuk berkomentar jika plend – plend suka.
wassalamualaikum wr.wb
follow twitter ionetwo @ionetwo12
sukai IONetwo di facebook
Boleh mengcopy, tetapi harus mencantumkan sumber (link aktif), hargai posting blog dari blogger lain. Copy artikel harus minta izin terlebih dahulu.

Baca Juga

Comments

Leave a Reply

Tinggalkan kritik dan saran yang membangun tanpa spam, untuk perbaikan blog ini, terimakasih.

Follow Me

Followers

DMCA.com Protection